Tampilkan postingan dengan label Masakanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Masakanku. Tampilkan semua postingan

Syawarma KW



Malem-malem laper tapi males masak, jadilah Syawarma KW ini hahaha,,
Ceritanya ada roti tawar. Pengen nyoba makan roti tawar dengan cara berbeda, akhirnya berkelana di cookpad. Banyak juga ternyata yang kreatif-kreatif masyaAllah. Akhirnya pengen buat kayak resoles, tapi kendala di tepung panir nggak ada, telur sisa 2,, Mau buat tepung panir sendiri dalam sekejap kok males ya perut sudah pengen makan. Akhirnya ide muncul juga, nggak usah digoreng, dipanggang aja jadi seperti syawarma hehehe..

Syawarma kalau di Indonesia sepertinya kebab ya ? Yang pakai tortila ituu.. Nah, kalau di Saudi kebab itu sepertinya daging giling. Entahlah seperti apa. Nanti diupdate lagi insyaAllah kalau sudah tahu. Jadi, kebab yang seperti di Indonesia ternyata namanya Syawarma kalau di Saudi. Entah kenapa ya kok bisa beda..


Langsung saja ya ke resepnya. Sayang nggak kepikiran untuk foto step by stepnya karena sudah nggak sabar mau makan hehee,, Gampang banget. Dan pas jadi nggak nyangka abinya Hanin bilang enak hehehe..

Bisa diutak-atik yaa pakai bahan yang ada di rumah.. Ini juga pakai bagan seadanya

Syawarma KW
By : Inas Basymeleh

(Jadi 4)

Bahan :
4 lembar Roti tawar 
2 sosis 
2 bakso 
Saus sambal
Saus tomat
Cream cheese (keju parut juga bisa)

Cara membuat :

  1. Belah 2 sosis  dan iris-iris bakso, goreng. Tiriskan.
  2. Tipiskan roti tawar, digiling dengan gelas 
  3. Oles saus tomat dan saus sambal di permukaan roti sesuka hati
  4. Oleskan cream cheese / parut keju sesuka hati di atas duo saus
  5. Tata sosis dan bakso, gulung
  6. Panggang di teflon sampai roti tawar kecoklatan
  7. Jadi deeh tinggal ucap bismillah dan lahap

Kalau pengalaman dibeliin kebab sama abinya Hanin, isinya irisan-irisan ayam berbumbu, kentang goreng, dan sepertinya saus-saus entah apa (mungkin tomat dan mayonnaise?) 

Semoga resep ini bisa menyelamatkan perut-perut yang kelaparan ya hehehe..

Selamat berkreasi~

Resep Nasi Mandi



Hayooo sudah mandi belum hari ini? Nasi aja mandi, masa kamu nggak? Heheee..

Nasi Mandi ini umum ditemukan di Saudi. Entah mengapa pembuat pertamanya menamakan nasi ini dengan Mandi. Yang jelas bukan Mandi dalam bahasa Indonesia yaaa..

Nasi dengan aroma rempah-rempah dan warnanya yang seperti zebra belang kuning-putih, apalagi ditambah aroma arangnya, ayamnya juga hmm enak deh pokoknya.

Duluuu pernah dikasi resepnya sama tanteku. Masak nasinya dengan bawang merah tanpa bawang putih dan rempah-rempah khas arab. Tapi belum pernah coba buat, kayaknya karena belum punya safronnya. Eh setelah dibeliin safron belum praktek-praktek juga hehe..

Lalu sempat ada cooking class yang diadakan ibu-ibu Indonesia di Madinah. Temanya belajar buat nasi Mandi dan puff dan diajar oleh mba Sumayyah. Nah, resepnya mba Sumayyah ini malah cuma pakai bawang putih aja tanpa bawang merah. Katanya kalau nggak salah ini inisiatifnya mba Sumayyah pakai bawang putih supaya lebih enak. Dan memang enak ternyata!! MasyaAllah.. cerita dan resep saat cooking class sudah ditulis temanku mba Selma di sini.

Setelah sekian lama, tibalah hari pengen nyoba buat nasi Mandi dan safronnya sudah ada. Tapi pas hari itu bawang merah habis, tinggal bawang putih. Akhirnya nyoba  praktek resepnya mba Sumayyah. Tapi takaran di resepnya porsi jumbo untuk buat acara hehehe.. Akhirnya coba memperkecil takarannya, sampai nimbang berasnya juga biar pas hahaha.. Ini resep pas untuk keluarga kecilku.. 2 orang dan 1 anak.

Resep Nasi Mandi Ayam
Sumber: Sumayya Ummu Ayyush (dengan modifikasi)

Bahan: 

1. 2 cup beras basmati / long grain. Rendam selama 1/2-1 jam dengan 2 cup air.
2. 1/2 ekor ayam, potong-potong.
3. 7 bawang putih, memarkan (aku ulek)
4. 1/4 sdt lada hitam
5. Sedikit batang kayu manis
6. 3 biji cengkeh
7. 3 biji kapulaga
8. 1/4 sdt jintan
9. 1/4 sdt ketumbar (halus lebih enak)
10. Za'faran secukupnya
11. Garam sesuai selera
12. Minyak zaitun secukupnya (bisa diganti minyak samin, minyak wijen atau minyak goreng)
13. 2 potong arang

Cara Membuat:

1. Memarkan bawang putih
2. Rebus ayam bersama bawang putih dan garam secukupnya hingga setengah matang.
3. Masukkan kayu manis, cengkeh, kapulaga, jinten dan ketumbar. Rebus agak lama hingga matang dan lembut.
4. Taruh ayam diatas nampan, beri air kaldu rebusan secukupnya (sedikit saja).
5. Tuang dengan minyak zaitun, aduk rata.
6. Beri za'faran yang sudah dilarutkan dalam air keatas ayam. Aduk rata.
7. Tutup nampan ayam dengan aluminium foil. Bakar di dalam oven suhu 180 C dengan api bawah di rak bawah selama kira-kira setengah jam. (Kalau aku panggang di double pan aja dengan api kecil karena ayamnya sedikit, jadi nggak pakai nampan lagi)
8.Pindahkan ke rak atas, buka aluminium foilnya dan panggang hingga ayam kering tapi tidak terlalu kering, cukup krispi saja dan hingga airnya habis. (Ini nggak karena sudah di double pan. Aku balik jika bagian bawah sudah cukup kering). Matikan api


9.Bakar 1 arang untuk ayam, siapkan 1 gelas kecil diisi sedikit minyak. Letakkan di dalam double pan. Masukan arang yang sudah panas ke dalam gelas kecil. Tutup double pan.
10.Masukkan beras yang sudah direndam dan air rendamannya ke dalam magic jar. Tambah air kaldu ayam sebanyak 2 cup (boleh lebih dikit). Jika kurang dari 2 cup, tambah air sampai 2 cup. Tambah garam gula dan sedikit minyak. masak nasi seperti memasak biasa.
11.Setelah matang, aduk nasi, siapkan za'faran yang sudah dilarutkan dengan sedikit air panas. Tuang menyebar ke nasi.  

12.Bakar arang untuk nasi, dan siapkan 1 gelas kecil diisi sedikit minyak. Letakkan di dalam magic jar. Masukan arang yang sudah panas ke dalam gelas kecil. Tutup rice cooker dan tunggu beberapa menit agar bau arang menyerap ke nasi dan wangi..
13. Sajikan nasi bersama ayam.

Catatanku πŸ“
πŸ”ΉCara memasak di rice cooker ini cara gampangku hehee.. Aslinya masak langsung di atas kompor. Kalau masak di kompor, caranya panaskan pancinya hingga mendidih, kemudian kecilkan api sampai paling kecil dan tutup panci. Biarkan 30 menit insyaAllah sudah matang. 

πŸ”ΉTapi pengalaman pakai beras basmati ini, kadang berhasil nasinya panjang-panjang, kadang gagal juga jadi pendek-pendek. Entah kenapa.. Ada yang tau nggak ya kira-kira kenapa..

πŸ”ΉDan arangnya, aku berhasil jika arangnya baru, belum dipakai sama sekali. Kalau sudah dipakai dan kena minyak, pas dibakar, arangnya akan kebakar dan saat dicelupkan ke minyak, apinya mati tapi tidak mengeluarkan asap.. Pernah coba juga setelah arang yang berminyak itu terbakar, aku matikan apinya dan tidak dimasukin ke minyak. Bisa berasap tapi jadinya pahit dagingnya. Entah kenapa. Jadi lebih baik pakai arang baru.

πŸ”ΉKalau nggak punya Za'faran, bisa juga kok nggak pakai Za'farannya.. Abinya Hanin malah lebih suka tanpa Za'faran.

Semoga bermanfaat ❤️
Selamat mencoba dan menikmati 😊

Resep Nasi Bukhari

Seperti janjiku di postingan sebelumnya tentang lezatnya Nasi Bukhari, kali ini aku akan menuliskan resep nasi Bukhari yang kudapatkan dari internet setelah cari ke sana kemari.
Resep nasi Bukhari yang bertebaran di internet sangat banyak dan macam-macam. Dulu sempat baca banyak resep dan terkumpul 5 resep, trus data bumbunya satu-satu apa aja yang paling banyak dipakai, dan terakhir disimpulkan resepnya apa hahaha saking sukanya sama nasi Bukhari ini, niat banget didata-data juga biar hasilnya bener-bener enak hehe.. Sempat masak juga dengan resep buatanku ini, tapi rasanya gimana ya.. nggak inget hihihi.. Mungkin kebanyakan bumbu atau nano-nano.

Sampai akhirnya aku masuk disuatu forum gitu berbahasa arab saat googling resep nasi ini lagi *belum puas ternyata. Dengan berbekal bahasa arab yang seadanya, kalau nggak salah empunya thread bilang sudah 2 kali nyoba resep ini dan rasanya seperti nasi Bukhari di restoran. Rahasianya : Perlama pengadukan bawang merah dengan dagingnya sambil diaduk-aduk dan sedikit aja bumbunya (cuma jintan dan merica hitam) dan minyak yang digunakan minyak zaitun

Hmm beda banget sama resep "buatanku" diawal yang banyak bumbu hihihi. Tapi seneng banget dapat rahasia ini. Plus waktu itu nemu juga resep yang lain dan ternyata sama, bumbunya cuma jintan dan merica hitam. Sip deh harus dicobaa..

Setelah dicoba, hmm masyaAllah enaaak... Walau mungkin masih belum sempurna karena maklumilah yang masak diriku yang kalau ngicip kadar garam aja sampai berapa kali icip. Kalau teman-teman yang masak mungkin bisa mirip rasa di restoran. Tapi insyaAllah ini enaaak resepnya, mungkin 90% mirip (tiap restoran nggak sama ya hehehe). Dengan sedikit bumbu ini memang enak nggak nano-nano. Tapi aku tidak ikutin plek seperti di forum tadi, aku menggabungkan 2 resep yang hampir mirip dan jadilah resep "buatanku" lagi hehehe.. Karena kedua resep tadi tidak menyebutkan ukuran berasnya hiks.. Jadi coba-coba dulu. Dan aku belum coba kalau pakai minyak zaitun. 

Resepku ini mungkin agak rumit dikit karena aku membuat bumbu ayamnya lain lagi dengan bumbu nasinya. Karena pengennya seperti restoran gitu hehehe.. Resep-resep di internet umumnya setelah ayam direbus dengan bumbu, langsung dipanggang. Lalu air kaldu berbumbunya untuk masak nasi. Tapi kalau di restoran itu ayamnya ada bumbunya sendiri, inilah yang menyebabkan setiap restoran punya rasa sendiri di ayam panggangnya. Kalau nasinya hampir-hampir mirip dikit. 

Baiklaah ini resepnyaa yang sudah kukira-kira takaran bumbunya dengan banyak berasnya. Kalau aku sih enak-enak saja hasilnya. Bisa ditambah kurang ya kalau kurang sesuai dan nanti kabari juga yaa kalau ternyata jadi lebih enak hasilnyaa.. Ini resep porsi keluarga kecilku (suami + istri + anak 1). 

Resep Nasi Bukhari

Bahan :
Ayam 1/2 bagian
2 cup beras basmati (cup magic jar)
2 Bawang merah (1 bawang merah besarnya seperti bawang bombay di saudi. Jadi dikira-kira ya hehe)
4 Bawang putih 
Merica hitam bubuk
Jintan
1 Tomat sedang
2 Wortel kecil
Kismis sesuai selera
Garam gula

Cara membuat : 

1. Rendam 2 cup beras basmati dengan 2 cup air. Kira-kira 1/2 jam.
2. Selagi menunggu beras, Potong- potong ayam dan bersihkan.
3. Iris-iris bawang merah dan bawang putih. Bagi menjadi 3/4 bagian untuk ayam dan 1/4 bagian untuk wortel.
yang kiri untuk wortel, yang kanan untuk ayam
5. Tumis 3/4 bagian irisan bawang sampai harum, masukan potongan ayam, aduk-aduk dan biarkan sampai ayam berubah warna dan wangi.

6. Masukan 1 sdt jintan dan 1/2 sdt merica hitam, aduk. Masukan air secukupnya. Beri 1 sdt garam. Masak sampai matang. 

7.Sisihkan ayamnya dan tersisa air kaldu berbumbu. 

8. Tambahkan air kaldu dengan air secukupnya sehingga total air kaldunya 2 cup. Masukan ke magic jar.

9. Serut 1 wortel dan 1 lagi di potong-potong memanjang. Potong-potong tomat kotak-kotak. Siapkan juga kismisnya.

atas no 9 , bawah no 10-11
10. Tumis 1/4 bawang sisa hingga harum.
11. Masukan wotel, tomat, dan kismis, masak sampai agak layu. Matikan api.
Masukan ke magic jar juga. 
12. Masukan beras yang sudah direndam kedalam magic jar beserta airnya. Aduk rata, tambahkan merica hitam 1/4 sdt dan jintan 1/4 sdt juga garam gula. Masak nasi di magic jar seperti biasa sampai matang



Untuk ayam panggangnya, aku juga cari di internet. Sepertinya dari hasil beli nasi Bukhari dari beberapa macam restoran, tidak ada rasa ayam panggang yang khas nasi bukhari, masing-masing restoran punya bumbu sendiri. Mungkin enak juga kalau pakai resep ayam panggang Indonesia.


Ayam panggang
(Ω…ΨΈΨ¨ΩŠ Ψ―Ψ¬Ψ§Ψ¬)

Bahan :

1/2 ayam yang sudah dimasak sebelumnya
1/2 bawang merah (ukuran bawang bombay. Mungkin setara 5 bawang merah kecil)
2 bawang putih
1/2 tomat besar
Air lemon (sesuai selera. Kalau aku sedikit saja)
Sedikit cuka (aku tidak pakai hehe)
Garam
1/2 sdt Merica hitam bubuk
1/2 sdt jintan
1/2 sdt ketumbar
1/2 sdt jahe bubuk
1/4 sdt kayu manis
4 kapulaga
4 cengkeh

Cara membuat :

1. Blender bawang merah, bawang putih, tomat, ketumbar, jintan.
2. Panaskan minyak secukupnya, masukan blenderan bumbu, tambahkan sisa bumbu lainnya dan tambahkan garam gula sesuai selera. masak sampai bumbu hampir menyusut, masukkan ayam dan masak hingga bumbu menyusut dan matang.
3. Panggang ayam dengan pemanggang atau double pan. Lebih mantap dibakar di arang atau bisa diberi asap arang agar ada aroma arang.


Sajikan nasi Bukhari dan Ayam Panggangnya dan nikmati dengan saus tomat (tomat dijus), jeruk nipis, daun jarjir, dan bawang merah mentah. Disantap dengan sambal juga mantap. Hmmm yummyyyy..




Selamat menikmati nasi Bukhari 😊

Sumber :
Resep nasi bukhari (yang asli belum ada modifikasi)
Ayam panggang (Ω…ΨΈΨ¨ΩŠ Ψ―Ψ¬Ψ§Ψ¬)

Resep Nasi Cina


Hari kamiis.. Waktunya posting sesuatu di blog. Kalau nggak dijadwal kayaknya bakal sepi blognya hehehe.. Tapi akhirnya nggak selesai juga nulisnya, jadi molor hari jum'at 😁

Hari kamis kemarin aku masak nasi Cina. Entah ini beneran masakan khas Cina atau nggak ya hihihi. Tapi pernah pas ke restoran Cina (di Madinah), pesen nasi cina seperti ini juga hasilnya, nasi dengan macam-macam sayuran dan ayam dipotong kecil-kecil. Bedanya yang di restoran lebih enak hehehe.. Iyalaaah kalau mau laku harus lebih enak dong. Tapi yang ini juga nggak kalah enak dan mudah membuatnya.

Nasi Cinaku dan salad suka-suka πŸ˜‹


Nasi Cina ini diajari saudari nenekku dan anaknya saat aku mau melahirkan anak pertamaku di Jeddah. Biasanya di keluarga saudari nenekku nasi cina ini dimakan bersama salad. Huhuhu enaaak... membuatnya juga mudah!

Sayangnya waktu mau belajar buat nasi Cina, aku telat pergi ke dapur. Pas ke dapur semua bahannya sudah dipotong semua. Jadi tidak tahu takarannya *salah sendiri nggak nanya πŸ˜… Jadi saat praktek sendiri di rumah, aku coba mengira-ngira dari melihat hasil foto bahan-bahannya. Alhamdulillah enak 😍 

Ini dia resepnya

🍚 Nasi Cina 

πŸ”· Bahan :
  • Beras 3 cup
  • Air 6 cup
  • Dada dari 1 ayam 
  • Maggi 1
  • Kecap manis 2 sdm
  • Soy sauce makati 3-6 sdm (pakai kecap biasa juga nggak apa-apa sepertinya soalnya sama-sama kecap. Cuma mungkin beda rasa dikit dan kecap yang ini cair)
  • Merica 1/2 sdt
  • Gula garam sesuai selera
  • Sayuran :
  • Wortel 1 besar potong kotak-kotak
  • Paprika 3 kecil potong kotak-kotak
  • Jagung yang sudah dipipil 5 sdm/ sesuai selera
  • 1 Bawang merah saudi yang ukuran sedang diiris (bawang merah di saudi besarnya seperti bawang bombay πŸ˜€ dikira-kira aja ya bawang merahnya sebesar bawang bombay yang ukuran sedang)
  • 4 Bawang putih dicincang
  • Cabe hijau 1 iris
  • Daun bawang

πŸ”· Cara membuat :
  1. Rendam 3 cup beras dengan 4 cup air selama stengah jam
  2. Potong-potong dada ayam kotak-kotak
  3. Siapkan semua sayuran, kumpulkan jadi 1 di 1 wadah.
  4. Tumis dada ayam hingga matang dengan minyak samin. Minyak biasa juga sip πŸ‘
  5. Masukan semua sayuran, tambahkan merica, maggi, kecap, kecap makati, gula dan garam sesuai selera. 
  6. Masak hingga agak layu sayurnya atau sekitar 5 menit. 
  7. Masukan beras dan air rendamannya ke panci, tambah lagi 2 cup air. Jadi total airnya 6 cup. 
  8. Aduk semuanya, icipi rasanya. Tambah gula garam juga kecap jika kurang mantap di lidah.
  9. Biarkan sampai mendidih. Setelah mendidih, kecilkan api sampai paling kecil dan tutup panci. Biarkan nasi matang selama 1/2 jam (30 menit)
  10. Buka pancinya daan jadi deh.. Siap disantap dan lebih enak dimakan dengan salad πŸ˜‹

Untuk kecap makati ini, aku tidak tau kalau di Indonesia kecap apa ya yang mirip 😁. Kalau tidak salah, saudari nenekku menggunakan kecap makati yang tertulis "soy sauce lite". Pas praktek pertama kali, suami belikan yang "soy sauce sweet". Entah apa bedanya tapi enak-enak aja hihihi. Setelah yang sweet habis, suamiku membelikan yang "soy sauce classic". Enak juga. Aku tidak tahu apa bedanya yang penting enak πŸ˜„ *lidahnya suka makan apa aja hehehe kurang peka kayaknya maaf ya. Yaah intinya kecap apa saja insyaAllah enak πŸ˜πŸ‘

Untuk saladnya, kalau aku sih sayur apa aja yang ada dan sausnya mengarang indah dan enak πŸ˜„. Jadi maaf ya sepertinya belum bisa kasi resep saladnya karena selama ini asal-asal buat aja. Sebenarnya diajarin juga cara buat saladnya, tapi nggak ada bahan-bahannya jadi nggak pernah praktek πŸ˜… 

Tips : Kalau nasi cinanya ada sisa, disimpan dikulkas, besok pagi nasinya ditumis seperti buat nasi goreng. Jadi nasi goreng cina 😁

Semoga bermanfaat dan selamat memasak 🍳

(Resep) Buat Bakpau Ternyata Mudah!


bakpaukuu

Bakpaau...
Oooh Bakpau...
Kok enak sii hehehe..
Sudah berapa tahun ya nggak makan. Karena nemu resepnya di JTT (justtryandtaste.com), jadi nyoba buat. Ternyata mudah dan nggak banyak bahan! No mixer, No Telur, No Oven πŸ˜„ Dulu memang sebelum punya oven dan mixer suka cari resep yang nggak pakai oven. Alhamdulillah sekarang sudah punya oven dan mixer. Ini percobaan sudah lama sih tapi baru sempet diposting di blog. Baiklaah.. Inilah diaa...


Percobaan pertama


Resep asli bisa dilihat di:
Resep Roti Pau a la Tobias Lee
Sumber resep : blog JTT


Karena takut gagal.. Akhirnya aku membuat setengah resep dulu. Dengan berbekal nggak punya timbangan dan bahwa 1 cup tepung = 140 gram dan 1 cup = 1 cangkir = 16 sdm, jadilah hitung-hitunganku ini.

Nasi Arab Maqlubah (Ω…Ω‚Ω„ΩˆΨ¨Ψ©) | CookBlog Challenge Middle East IDFB

Maqlubah pertamaku hehe

3 hari yang lalu nyoba buat masakan timur tengah lagi. Yup! Namanya Maqlubah. Pertama tau makanan ini dari kakak kelas dulu di SMA yang nikah dengan orang Yordania, dia cerita tentang masakannya sehari-hari. Ada yang pakai yoghurt nasinya, hmmm gimana eneknya ya hehehe.. Katanya awal-awal makan nggak suka, tapi sekarang malah suka banget πŸ˜„. Kakak kelasku juga cerita tentang membuat Maqlubah dan membuatku terpukau dengan ceritnya. Jadi, maqlubah itu artinya terbalik. Dipanci kita susun kentang dan terong yang sudah digoreng, masukan nasi, masukan ayamnya, masukan nasinya lagi. Lalu dimasak. Setelah nasi matang, jangan diaduk dulu.. Siapkan piringnya, balik deh pancinya dan nasi beserta lauknya sudah siap santap. Tapi aku masih nggak sadar kalau nanti hasil akhirnya itu padat masih berbentuk pancinya. Unik ya? Mungkin ini sebabnya dinamakan maqlubah/terbalik, karena nanti pancinya dibalik aja. Jadi penasaran gimana buatnya. Ternyata ini memang masakan orang Yordania dan Palestina. Aku pikir ini masakan orang Saudi hihihi. Tapi sepertinya sudah populer di beberapa negara lainnya..

Itu cerita sudah lamaa.. Akhirnya buat juga. Padahal belum pernah beli aslinya. Jadi rencananya pengen ikut challege masak bulan mei dengan tema Timur Tengah yang diadakan oleh Indonesian FoodBlogger. Tau info ini dari blog mba +selma alan ada challenge. Coba ikut aah,, Awalnya mau buat camilan-camilan aja untuk challenge. Tapi karena lagi semangat pengen nyoba buat Maqlubah, sekalian aja masakan ini untuk challenge 😊. Padahal belum siap apa-apa waktu itu, bahan nggak lengkap, sudah jam 11 siang, nggak inget langkah-langkahnya cuma pernah liat vidionya sekilas, resepnya belum diterjemahin masih bahasa arab hehehe lengkap deh. Jadi pas masak bolak balik liat vidio di youtube yang macet karena jauh dari wifii dan liat anak lagi ngapain hihihi.. Tapi Alhamdulillah Allah mudahkan dan alhamdulillah kata suami rasanya enaaaak 😍 bahagia ya rasanya kalau suami suka masakan kita hehe.. Rasanya itu gimana ya.. Enak deh pokoknya.. Kalau ada yang pernah coba madgut, mungkin mirip itu rasanya. Dominan rasa tomat tapi dengan nikmat rempah-rempahnya.. Hmm.. MasyaAllah. Tapi kan aku juga belum pernah coba aslinya hahaha.. Yang penting enak deh pokoknya.

Jadi resepnya.. Aku bingung bagaimana  harus menuliskannya. πŸ˜…

Aku melihat dari 2 resep..

Ini dia resep yang kulihat. Dapat  dari snapchat mraaaim123. Ceritanya punya snapchat tapi jadi tempat belajar masak hehehe.. Aku banyak follow akun orang saudi yang rajin masak πŸ˜„ Lagi semangat belajar masakan Arab nih. Nah, untuk Maqlubah, aku lebih banyak melihat di resep pertama ini. Tapi di resep pertama nggak ada takaran detailnya.

Sumber : snapchat mraaaim123


Jadi nyoba nyari lagi di youtube, nemu resepnya chef Manal Alalem. Tapi nggak ditonton habis. Cuma nyontek takaran bumbunya aja hehe,,

sumber : Youtube Manal Alalem
sumber : Youtube Manal Alalem

Jadi,, Sepertinya resep akan ditulis dengan penuh cerita hihihi.. Jadi ini resep yang sudah kumodifikasi gabungan dari 2 resep di atas. Karena masih coba-coba jadi buat porsi kecil. Sayang aku tidak foto step by stepnya.. 

Bahan :
- Kentang sesuai selera. Aku pakai 3 ukuran kecil-sedang
- Terong (nggak pakai karena nggak ada)
- Beras Basmati 2 cup ( di resep chef Manal Alalem pakai beras mesir)
- Air 4 cup
- 1/2 bagian ayam (450-500gr)
- Bawang Merah 1 (bawang merah di sini seperti besarnya bawang bombai)
- Bawang Putih  5
- kayu manis 3 cm
- Cengkeh 4
- Kapulaga 4
- Merica Hitam 1/2 sdt
- Jintan seujung sendok (dikiit)
- Tomat (tadi nggak pakai karena habis) & Pasta Tomat (nyoba pakai 2 sdt alhamdulillah pas. Tapi tanpa tomat)
- Daun Ghar 1 cukup sepertinya (nggak punya,, Padahal ini mungkin yang bikin rasanya khas arab ya?)
- Kunyit 1/4 sdt
- Cabai hijau (aku pakai merah ukuran sedang 2)
- Lemon hitam (ini dari resep pertama. diresep chef Manal nggak pakai. Aku juga nggak punya jadi nggak pakai. Mungkin pakai 1 saja cukup)
- Garam Gula secukupnya
- minyak secukupnya
- rempah-rempah arab kalau ada

Cara :
1. Cuci beras basmati, rendam dengan 3 cup air selama 1/2 jam

2. Siapkan kentang, kupas, potong-potong kentang dan terong melingkar. Goreng hingga matang. Sisihkan.

3. Potong-potong ayam sesuai selera.

4. Iris bawang merah, bawang putih ku geprek lalu diiris. Tumis bawang merah dan putih bersama kayu manis, cengkeh, kapulaga, jintan, lemon hitam.

5. Masukan ayam, aduk, tunggu 5 menit.

6. Tambahkan tomat yang sudah dipotong kecil-kecil dan pasta tomat, garam, gula, kunyit, cabai hijau utuh, dan air secukupnya. Biarkan sekitar 15 menit sampai ayam matang dan air menyusut. Matikan api.

7. Selagi menunggu ayam matang, Siapkan panci lain, masukan rendaman beras dengan sisa airnya, tambah airnya 1 cup lagi, garam secukupnya (icip rasa air nasinya), sedikit minyak, dan cabai (aku tidak pakai takut pedas). Masak hingga hampir matang dikiiit lagi. Cara masaknya, didihkan air, lalu kecilkan api paling kecil, tutup panci dan tunggu matang. Bisa ditambah air sedikit agar tidak terlalu kering kalau menggunakan beras basmati. Karena beras basmati tidak lengket seperti nasi Indonesia jika agak kebanyakan air. Matikan api.

8. Siapkan panci lain (kalau bisa ukurannya selebar piring saji). Tata kentang dan terong di dasar panci. Kemudian letakan setengah nasi yang hampir matang, ratakan dan ditekan-tekan. Kemudian ayam beserta bumbu-bumbunya, ratakan. Kemudian sisa nasi, ratakan dan ditekan-tekan. Tutup panci dan masak dengan api paling kecil 1/2 jam / hingga nasi benar-benar matang.

9. Siapkan piring saji, balik panci dan siap dihidangkan😊

Maqlubahku

Eits, yang benar sebelum dihidangkan, lihatlah seninya apa berhasil atau tidak hahaha.. Jadi aku buat Maqlubah ini benar-benar kurang persiapan. Nggak tau rupanya dan tehniknya (pas lihat foto hasil maqlubah, nggak sadar bentuknya seperti panci), pas dibalik pancinya yaaa berantakan lah nasiku hehehe.. Setelah googling, ternyata hasilnya keren loo.. Walau ada juga yang hasilnya sudah campur aduk antara nasi dan lauknya. Ini dia hasil pencarian di google.


Foto 1

Foto 2. Yang ini kreatiif

Hiks hiks.. Beda ya sama hasil buatanku. Walau hasil foto Maqlubahku lumayan tapi tentu itu hasil ditata dulu hehehe.. Aslinya campur aduk nasi, ayam dan kentangnya. Kentangnya lengket di panci dan beberapa ada yang gosong. Mungkin harus dioles minyak atau mentega dulu di dasar panci. Juga panciku kebesaran, nasi sedikit, daan tidak ditekan-tekan. Aku pikir ini seperti Madgut yang nanti bakal diaduk setelah matang. Ternyata memang ada seninya saat penyajiannya. Benar-benar kurang persiapan. Pantas saja namanya Maqlubah. Walau penampilannya kurang, tapi rasanya, hmm.. Enaaak.. Pengen masak lagi  jadinya.. Ini aja tanpa daun ghar dan lemon hitam sudah enak.

Benar saja akhirnya aku buat lagi kemarin. Dengan harapan bentuknya bakal seperti panci hihihi.. Buat porsi kecil, panci kecil, tata kentang membentuk bunga, daaan saat dibalik,,,,

Gagal lagiiiiii hehehee...
Nasinya berantakan, kentangnya tetap lengket setia dengan panci seperti perangko. Hmm apa yang salah ya.. 

Ya udah tata sendiri aja kentangnya hehe,, Maqlubah keduaku.

Akhirnya liat vidio-vidio lain lagi di youtube. Aku perhatikan pancinya, ternyata teflon!!! 😌😌😌😌😌

Jadi pas dibalik nggak nempel kentang dan terongnya..

Dan ternyata memang berbeda-beda tehnik membuat Maqlubah ini. Ada yang bumbunya di nasi jadi nasinya sudah berwarna, tapi lauknya tidak ada bumbunya. Ada juga yang nasinya putih dan bumbunya di dagingnya (seperti yang kubuat) jadi hasilnya nanti nasi berwarna merah putih. 

Bumbunya juga antara resep satu dengan yang lainnya ada saja bedanya. Namun dari yang ku lihat intinya tetap sama : tomat dan rempah-rempah khas arab (kapulaga, cengkeh, dll). Mungkin karena sudah terkenal di beberapa negara lain jadi ada tambahan kreasi dari negara tersebut. Juga lauknya, bisa ayam atau daging. Dan tidak hanya kentang dan terong saja.. Bisa ditambah potongan tomat, kol, irisan bawang merah.. Yup, sepertinya sesuai kreasi yang buat ya.. Dan biasanya dimakan dengan yoghurt dan salad arab. Kapan yaaa ke Yordania supaya bisa icip aslinya πŸ˜†

Ayoo teman-teman coba buat juga.. Gampang loo.. Beneran deh.. Tapi semoga berhasil saat membaliknya ya hihihi.. Tanpa daun ghar dan lemon hitam tetap enak kok. Kabari yaa kalau buat juga.. Terima kasih sudah membaca dan selamat mencoba 😊 


____________________
Sumber bacaan dan foto
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Maqluba
Foto 1 : https://youtu.be/Ycf3vElmHl4 
Foto 2 : http://www.lahamag.com/Details/1392/Ω…Ω‚Ω„ΩˆΨ¨Ψ©_Ψ§Ω„Ψ―Ψ¬Ψ§Ψ¬_Ψ¨Ψ§Ω„Ψ¨Ψ§Ψ°Ω†Ψ¬Ψ§Ω†