Tampilkan postingan dengan label copas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label copas. Tampilkan semua postingan

Seorang Pecinta...

بسم الله الرحمن الرحيم


فما في الأرض أشقى من محب … وإن وجد الهوى حلو المذاق

تراه باكيا في كل حين … مخافة فرقة أو لإشتياق

فيبكي إن ناؤا شوقا إليهم … ويبكي إن دنو خوف الفراق

فتسخن عينه عند الفراق … وتسخن عينه عند التلاق والعشق وإن استلذ به صاحبه فهو من أعظم عذاب القلب


"Tidak ada di dunia ini yang lebih sengsara daripada seorang pencinta…
Meskipun ia merasakan manisnya cinta…
Kamu lihat dia menangis di setiap waktu…
Karena takut berpisah atau karena rindu…
Ia menangis karena rindu akan jauhnya sang kekasih…
Namun, bila kekasihnya dekat…
Ia menangis karena takut berpisah…
Matanya selalu menghangat ketika terjadi perpisahan…
Matanya pun berkaca-kaca ketika pertemuan itu tiba…
Pelakunya memang merasakan kenikmatan…
Namun, sebenarnya…
Kasmaran itu merupakan siksa yang paling besar di hati…"


[ lihat dalam: كتاب الجواب الكافي لمن سأل عن الدواء الشافي
karya محمد بن أبي بكر أيوب الزرعي أبو عبد الله (masyhur dengan nama Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah), hal. 151 ]


Hendaknya kita semua bisa mengambil pelajaran.

جزاك الله خيرا !

Betapa banyak waktu yang terbuang, hanya untuk memikirkan 'dia'...
Hendaknya kita banyak-banyak menggunakan waktu sebaik mungkin.
Jika kita memikirkan 'Ilmu, Niscaya tidak separah ini... InsyaAllah...

Jangan Tanya Jam Sembarangan!



Nemu cerita lucu nih [Menurutku]. Selamat membaca :D


***

Seorang pemuda sedang dalam perjalanannya kembali ke Jakarta dengan kereta Senja Utama.
Persis di depannya duduk seorang bapak. Setelah lama berdiam diri, sambil menguap si pemuda bertanya kepada bapak tersebut, “Jam berapa sekarang, pak?”
Sebuah pertanyaan yang biasa kita tanyakan dimanapun,kapanpun dan kepada siapapun khan??? Dan biasanya kita selalu dapat jawaban. Namun kali ini sungguh diluar dugaan, si bapak diam saja.

Mengira sang bapak agak kurang pendengarannya, pemuda tersebut mengulanginya sampai 3 kali. Namun si bapak diam tidak bergeming sedikitpun.
Karena kesal, pemuda tersebut langsung mencolek bapak tersebut dan berkata,
Saya heran mengapa bapak tidak menjawab pertanyaan saya?? Apa sich susahnya?”
Si bapak bilang, 

Lunar Eclipse [LOL XD]

بسم الله الرحمن الرحيم

Saat berjalan-jalan di tumblr, aku menemukan ini. Hahahaha...
Let's Cekidot!!!

Kerajaan VS Akal, Harta, dan Kesabaran

بسم الله الرحمن الرحيم

***
"Seorang Raja Persia
menempelkan pengumuman
di pintu gerbang kerajaannya.
Tulisan tersebut berbunyi,
"Kerajaan membutuhkan orang
yang berakal, berharta, dan
mempunyai kesabaran."
Lalu seorang ahli hikmah
menuliskan di bawah pengumuman tersebut,
"Barangsiapa mempunyai salah satu dari
ketiga hal itu, maka ia tidak membutuhkan kerajaan.""
***

_________________________________
Dari buku "Tersenyumlah" karya DR. Aidh Al-Qarni. :)

Akhwat Sejati


بسم الله الرحمن الرحيم

Habis keliling di Tumblr, nemu artikel baguuuss..!!!!
Setelah baca, aku jadi malu sendiri..
***


Akhwat Sejati
Di Indonesia arti kata Akhwat memang menjadi menyempit, dan tidak semua muslimah disebut Akhwat. Hanya muslimah” tertentu saja. Silahkan renungi tulisan di bawah ini.


Akhwat sejati tidak dilihat dari <
jilbabnya yang anggun, tetapi dilihat dari kedewasaannya dalam bersikap.

Akhwat sejati tidak dilihat dari
retorikanya ketika aksi, tetapi dilihat darikebijaksanaannya dalam mengambil keputusan.

Akhwat sejati tidak dilihat dari
banyaknya ia berorganisasi, tetapi sebesar apa tanggungjawabnya dalam menjalankan amanah.

Yahudi Bukan Israel

Seperti yang kita lihat sekarang, Orang-orang banyak yang menghina Israel. Itupun dengan kata-kata yang super-duper kuejam! Namun,, kita telah salah kaprah.. Jangan sebut Yahudi laknat dengan Israel lagi!!! Aku baru saja *Udah luama sih* nemu artikel.. monggo dibaca..
***
Sungguh sangat memprihatinkan, banyak di antara kaum muslimin sering tidak sadar dan lepas kontrol ketika berbicara. Tidak hanya terjadi pada orang awam, bisa kita katakan juga terjadi pada sebagian besar pelajar atau bahkan mereka yang merasa memiliki banyak tsaqafah islamiyah.

Barangkali mereka lupa atau mungkin tidak tahu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

وَإِنَّ الْعَبْدَ لَيَتَكَلَّمُ بِالْكَلِمَةِ مِنْ سَخَطِ اللَّهِ لاَ يُلْقِى لَهَا بَالاً يَهْوِى بِهَا فِى جَهَنَّم

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya ada seorang hamba mengucapkan satu kalimat yang mendatangkan murka Allah, diucapkan tanpa kontrol akan tetapi menjerumuskan dia ke neraka.” (HR. Al Bukhari 6478)