3 Sep 2016

Percobaan Buat Putu

Putuuu.. Siapa yang nggak suka putu? Buat aku aja kalau gitu hehehe..

Sukaaa banget sama Putu.. Tapi hanya bisa makan kalau ada yang lewat depan rumah dengan suara uap airnya yang khas. Itupun jaraaang banget. Gara-gara adikku di grup bilang pengen putu, aku jadi pengen juga.. Padahal kalau nggak diingetin mungkin nggak pengen hehe.. Adikku pengen putu tapi yang jual nggak lewat depan rumah lagi sepertinya. Akhirnya adikku bilang mau buat sendiri, sudah nemu resepnya. Akupun jadi berpikir untuk membuatnya juga. Jadilah berburu resep juga di hutan internet. Ternyata rizkinya adikku akhirnya kesampaian juga dibeliin putu.. Nggak jadi buat deh. 

Nemu resep, ternyata hanya tepung beras, garam, air, dan daun pandan. Alhamdulillah sudah dibelikan tepung beras juga. Siap buat deh..

Walau bahan dikit, tetapi prakteknya ternyataaa heheheee entahlah.. 

Jadi pertama masak air, garam, dan daun pandan. Karena tidak punya daun pandan, aku hanya memanaskan air dipemanas, kasi pewarna hijau dan aroma pandan, dan garam. Tunggu hangat.

Lalu masukan air ke tepung beras. Aduk-aduk tetapi sepertinya tidak sampai menyatu semua tepungnya. Lalu disaring lagi agar bentuknya jadi seperti tepung lagi. Ternyata gini to cara buat tepung hijau hehee.. Disinilah aku bingungg seberapa banyak air yang dimasukkan..

tepung yang disaring.. saringnya ditekan-tekan dengan jari tangan juga agar semua tepung bisa lolos dari penyaringan.

Sudah jadi tepung, ambil cetakan bambu, apalagi bambu sepertinya tidak ada di sini.. Akhirnya pakai gelas-gelas kecil yang biasa dipakai orang saudi untuk minum teh arab dan kurma. Masukan tepung setengah, lalu masukan gula merah yang sudah disisir, masukan  tepung lagi. Kukus deh..

Untuk kelapa parutnya, ini nih nggak ada juga yang fresh hehe.. Jadi pakai kelapa parut kering di kasi air sampai kelapa basah, kukus, lalu kuberi gula halus agar manis. 

Hasilnyaaa..
Huhuhuuu.. Nggak seenak yang di jual-jual.. Mungkin karena nggak ada daun pandan, kebanyakan garam, dan kuenya kurang menyatu. Sepertinya kurang airnya. Atau memang harus pakai bambu jadi berlubang di atas dan bawah 😞😞
Percobaan kali ini gagal.. Mau coba lagi kok males ya hehe.. Mungkin karena sudah coba jadi hilang penasarannya. Mungkin nanti di Indonesia aja kalau bahannya lengkap semua. Tinggal putu ayu nih belum dicoba.

Ada yang pengalaman buat putu nggak ya? 😃
BACA SELENGKAPNYA

Resep Lidah Kucing


Setelah sekian lama abinya Hanin minta dibuatkan lidah kucing, akhirnya kesampaian buat juga. Pas awal nggak punya oven dan cuma punya cetakan bulat-bulat, pengen nyoba buat dengan happy call. Siapa tau bisa. Ternyata sampai punya oven nggak dieksekusi nih lidah kucing hehehe.. Maaf yaa abinya Haniin...

Selama belum membuat lidah kucing, aku sudah mengumpulkan resep-resep lidah kucing. Ada yang pakai kuning telur, ada yang putih telur, hmm bingung mau pakai yang mana.. Sampai akhirnya terakhir nemu resepnya mba Ricke diinstagramnya.. Udahlah buat ini aja.. Karena mba Ricke juga bilang hasilnya enak hehehe.. Jadi semangat buat deh.

Diresep memakai stengah mentega dan stengah margarin.. Hmm sampai sekarang aku belum paham bedanya mentega dan margarin. Selama ini bl*e b*nd kusebut mentega. Tetapi ternyata di bungkusnya ditulis margarin... Hmmm... Karena belum beli bl*e b*nd di toko Asia, jadi abinya hanin beliin butter aja di warung dekat rumah.

Aku masih belum punya cetakan lidah kucing.. Masih cari-cari resep di cookpad, ternyata ada yang buat dengan loyang kue kering dan adonan kuenya dimasukan ke plastik, potong ujungnya dan disemprot aja di loyang. Akhirnya beraniin diri nyoba pakai loyang kue kering.

Ditunggu-tungguu kapan matengnya.. Berhasil atau nggak,, Alhamdulillah berhasil teman-temaan.. Yaa walau bentuknya jadi nggak sama besar, nggak apa-apalah kan buat dimakan sendiri hihihi... Dan rasanyaa.. Enaaaaakkk masyaAllah mirip butter cookies 😍😍 Karena pakai butter semua mungkin yaa.. Rasanya gk pengen berhenti makan. Akhirnya kebanyakan makan jadi enek hehehe.. Enak deh pokoknya.. Kalau dicampur stengah mentega setengah margarin mungkin beda lagi rasanya 😊

Pakai toples cookiesnya sepupu.. Hihihi..


Terima kasih mba Ricke resepnya 😊 ini resepnya dihias dengan coretan zigzag di atas cookies. Kalau aku buat yang polos aja.

Ini dia resepnya

Lidah Kucing Cookies

Bahan:
250 gram butter/margarin (atau mix keduanya)
160 gram gula halus
1 sdt vanilla
100 ml putih telur, suhu ruang
200 gram terigu protein sedang
50 gram maizena

Pewarna food grade (pewarna makanan): merah, orange, kuning, hijau, biru, ungu

Cara membuat:
1. Panaskan oven suhu 140-150'C. Siapkan loyang lidah kucing dan oles tipis dengan margarin. Sisihkan.
2. Campur dan ayak terigu dan maizena. Sisihkan.
3. Kocok butter, margarin dan gula halus sampai mengembang dan putih. Masukkan vanilla, kocok rata. Masukkan putih telur, kocok rata.
4. Masukkan campuran terigu dan maizena, kocok rata dengan kecepatan rendah hingga rata dan lembut.
5. Ambil sedikit adonan, beri cokelat bubuk atau pasta cokelat. Aduk rata.
6. Masukan masing-masing adonan putih dan coklat kedalam plastik segitiga/piping bag. Gunting ujungnya lebar sekitar 1 cm untuk adonan putih dan gunting cukup kecil saja untuk adonan coklat.
7. Semprotkan adonan putih lurus-lurus ke loyang lidah kucing. Beri coretan zigzag adonan cokelat di atasnya. Lakukan sampai adonan habis.m
8. Panggang dalam oven yang telah dipanaskan hingga matang dan kering (sesuai oven masing-masing). Angkat dan dinginkan. Simpan segera dalam wadah kedap udara.

Yang mau coba pakai loyang lebar untuk kue kering sepertiku, aku olesi loyang dengan minyak. Semprot-semprot di loyang dan kira-kira saja jarak antara cookiesnya, karena tergantung juga seberapa besar lubang plastik yang kita buat.. 

yang ini aku ketebalan teman-teman.. hasilnya ada yang nempel dengan adonan di sampingnya. Dikira-kira saja kalau adonannya cair nanti akan menempel dengan yang di sampingnya atau tidak.

Hmm aku oven berapa lama ya.. Sepertinya sekitar 8-10 menit. Dicek saja, tanda sudah matang pinggiran cookies sudah agak coklat. Kalau sudah coklat langsung keluarkan 😊 


Untukku yang pemula, ini kue yang gampang buatnya.. Karena nggak seperti kue kering lainnya seperti nastar, repot dibentuk-bentuk, lalu kue kering kacang/putri salju, digiling dan dicetak, tau-tau ada yang ketipisan ada yang ketebelan hehehe.. Memang akunya nih yang belum telaten.. Jadi pas buat lidah kucing alhamdulillah langsung berhasil dan ternyata mudah tinggal semprot-semprot aja. Tapi mentega dan margarinnya banyaaak hiks.. Yaa kalau mau hasil yang enak memang bahannya juga enak ya 😊 


Selamat mencoba teman-teman blogku 😊
BACA SELENGKAPNYA

26 Agt 2016

Menulis Blog?

Blogkuu.. 
Tak terasa blog ini sudah lama juga umurnya.. Aku memulai buat blog ini tahun 2008. (8 tahun umurnyaa 😍, (tapi 2 tahun sempet cuma 1 postingan hehe)

Header blog baru.. Terima kasih banyak telah membuatkannya untukku, kamu, iya kamu *apa sih hehe..
Pertama buat blog dulu di Multiply. Ayahku yang mengenalkan Multiply. Zaman Multiply benar-benar seruuuu sekali dan sangat berkesan. Penggunanya bagai saudara.. Saling memberi komentar, pokoknya asyik deh.. Sayangnya sekarang sudah tidak ada lagi hiks hiks.. Sampai-sampai di facebook dibuat grup alumni pengguna Multiply 😄 yang alumni Multiply angkat tangannya ☝. Mungkin saking berkesannya. Ditutup mungkin karena semakin tidak laku.. Zaman sekarang sudah zamannya nulis status aja dah banyak yang komen hehehe.. Nulis panjang-panjang orang males baca.. Cukup foto dengan sedikit caption. Blog semakin sepi.. Begitu pula dengan blogku ini. 

Pertama yang mengenalkanku dengan blogger adalah temanku Nita saat SMP. Nita awalnya bertanya saja punya blog nggak? Ya ku jawab blog Multiply. Tapi katanya bukan.. Yang di blogger maksudnya.. Akhirnya aku buat juga deh. Dan tidak ku sangka inilah blogku yang paling awet. 

Saat SMP di Malang, aku suka sekali ngeblog.. Sampai punya banyak teman yang lumayan akrab, saling berbagi award, saling komentar, utak atik html, pokoknya asyik.. Dan ketika di SMP ada tugas buat blog, hampir semua teman-teman di sekolah ku follow. Semakin rame deh pengguna blog. 

Tapi sepertinya perjalanan blog teman-temanku sebatas untuk tugas sekolah. Ya ada beberapa teman-temanku yang lanjut blognya walaupun pindah rumah bukan di blogger. Sepertinya tinggal aku sendiri di sini hiks..

Oh iya, akhirnya adikku mulai ngeblog lagi beberapa hari yang lalu.. Selamat datang lagi Yumna!! Temani kakakmu ngeblog ya hehehe.. Adikku buat blog saat dia SD, dan sekarang adikku ini sudah SMA kelas 2 MasyaAllah.. Cepat sekali waktu berlalu..

Terlihat di beranda blogku yang rajin update lebih banyak blog-blog luar indonesia. Teman-temanku hilang semua 😞 harus hapusin satu-satu deh blog yang nggak aktif. Karena blog yang ku follow ternyata sudah 291 blog hehe 😅 dan itu semua duuuuikiiit yang aktif sampai sekarang 😌😌😌 harus cari teman baru.. Ada yang mau berteman denganku? 😅😁 Teman blogku yang aktif sekarang cuma mba +selma alan kayaknya hihihi.. Harus cari teman nih.

Tapi dengan sedikitnya pengunjung dan teman blogku, aku agak lega.. Ya, sebenarnya aku maluuu hehe.. Sudah ibu-ibu sih, tulisannya masih kayak anak-anak (atau remaja boleh deh hehe). Apalagi kalau ada teman baru di dunia nyata yang sama-sama ibu-ibu juga tau blogku, jujur aku takut mereka membuka lembaran lama dalam hidupku di blog ini 😄 maluuuuu... Tulisan banyak curhat aja kayaknya saat-saat sekolah. Tapi mau dihapus sayang,, Ya sudah lah dibiarin aja tapi jangan dibully ya 😁

Blog ini memang nggak ada arahnya,, Ada rajutan, foto, kisah hidup, curhat, bahkan resep juga ku tulis sekarang. Aku punya blog yang fokus pada rajutan bersama temanku Tantri (Tantrii kamu juga nggak aktif lagi di blog!! 😑😑 kembalilah temani akuu). Sepertinya blog rajut kami banyak pengunjung, mungkin karena fokus di satu bidang ya jadi orang yang butuh akan ke sana. Kalau blog ini? *krik krik krik

Hahaha yang penting aku bahagia lah 😀 sepertinya blog ini tetap jadi tempatku menuangkan segala kata-kata ketika hanin tidur atau bangun, tempat belajar menulis, tempat berbagi, curhat, cerita, dan tempat apa saja.. Ya, aku sempat lupa ketika memikirkan blogku yang tanpa arah, judul blog ini  dari dulu ku beri nama "Baiti Jannati, rumahku surgaku, tempaku menulis apa saja..". Harusnya aku tak memikirkan arah blog ini.. Dari dulu ternyata memang untuk menulis apa saja.. Sesuka hati 😊

Baiklah.. Cukup kata-kata curhat tidak jelas untuk hari ini.. Terima kasih para pembaca blogku, komentator blogku, pengunjung yang nyasar ke blogku, kalian membuatku bahagia ❤️


BACA SELENGKAPNYA

13 Agt 2016

Aku, Sahabatku, dan Jilbab Besarku (2)

Gantungan hp dari temanku.. Kelas 9C 😊 mungkin hadian ini sekitar 6 tahun yang lalu sampai karatan 😅 Terima kasih teman-temanku 😊


Ini lanjutan postinganku sebelumnya 😉 

Suatu hari X pun mengirimkan chat padaku lewat facebook. 

 X : "Nas , suwon yo , dlu km kn yg ngasi ak no-x Y .. Thx pol" 

 "Nas, terima kasih ya, dulu kamu kan yang ngasi aku nomornya Y.. Terima kasih banget

 (Keterangan : inisial Y : sahabatku) 

 Aku : "dasar.. saya menyesal sekarang.. " 
 X : Lho opo-o nas ? 
 Aku : yo ngono.. 
 X : Ak gg bole t , Ama Y ? T.T 
Aku : Wkwwkwkwkk ya gimana yaa? Mmmm... wes ngono wes 
X : Huahuhuhu Yo wz lah.. T.T 
Aku : wkwkwkkk jok sedih ta 

 2 menit nggak dibalas 

 Aku : X marah a? 
 X : Lha ancen , dlu ak lho tax km no Y it soalx ak sungkan ma dy.. Dy ngrjain ips ndirian.. Tp lha kok ak kcantol , y maap .. Bkanx saia mw mrusak shabat anda.. Huhuhu T.T 
 Aku : Hahahaa,,, dasar... iya wes gak apa.. Y bisa memilih mana yang terbaik buat dirinya 
 X : Gg mara kok Yee Makasi nas 
 Aku : ya, , sama2.. eitt,, tapi ojok aneh2 lo... kasian Y... km ngerti suasana ank2 pas tau Y pcran sm km ta? 
 X :Gg la.. Km tw kn ? Ak lho pling ngepoll cm ngmong , itpun dgn malu2 Insyaallah Ak gg akn kcwain Y Hehe Emg suasanax gmn nas? 
 Aku : yo ngono..anak2 langsung kaget semua km tau kan keluargax Y kyk gmana? 
 X :Gg tau .. Hihi Ak gg tau kluargax nas.. Ak cm knal kk-x doank 
 Aku : hahaa..pantesan,,, kamu kok brani nembak Y 
 X : Emg knapae nas kluargax ? Ketat t , praturanx? 
 Aku : mmm.. aku mau cerita tapi takut di marahin Y ya semacam itulah ibunya cadaran 
 X : Oh.. Ak mkax.. Wktu it Y smpet blang kalo dy lg dmarain ibux wktu plg maghrib.. Thx nas.. 
 Aku : makax pas Y pcrn sama km ank2 kaget smw,, Y trmasuk ank yg di kenal alim klo km tw pas kelas 7, dia g pernah ngomong sm ank laki kalaupun pernah itu cm bntar. makanya Z manggil dia munafik gitu... apalagi sama foto profilnya Y.. 

 Dan X nggak balas lagi sepertinya..

Hehehe ternyata dari dulu aku orangnya nggak enakan dengan orang lain.. Takut membuat orang lain marah. 😅 Yaaa dan hari-hari berjalan dan aku juga terpengaruh teman-teman lainnya, mulai biasa dengan hubungan mereka. Sepertinya hubungan mereka lumayan lama. Tapi namanya juga PACARAN.. Main-main aja, janji palsu semua, modal omongan manis dan coklat, Ya akhirnya putus juga... Yaaa aku tak ingat/tak bertanya apakah sahabatku yang minta putus atau bagaimana.. Tapi kabarnya akhirnya X pacaran dengan cewek lain.. Hmm katanya nggak mau ngecewain? Kalau emang cinta, tungguin dong sampai waktu yang pas dan lamar gituu.. Hehehe.. 

Mendekati kelulusan, suatu hari ada pelajaran bahasa Indonesia. Tentang membuat tabel grafik kalau nggak salah.. Dan datanya, kita tanya teman-teman 1 kelas mau lanjut ke SMA mana nantinya, dan terakhir dibuat grafiknya. Di saat semua teman-temanku menjawab dengan sekolah-sekolah favorit bin kece di kota Malang , Aku dan sahabatku bingung.. Tidak bersemangat. Akhirnya kami sepakat akan mengatakan lanjut ke MAN 1 Malang. Hehehe kenapa jadi sepakat? 

 Saat itu, kabarnya sahabatku akan dipondokkan di sebuah pondok di Solo. Ayahku juga memutuskan untuk pindah ke Lombok karena nenekku semakin sakit. Keluargaku semua ada di Lombok. Aku dan sahabatku akan berpisah semakin jauh.. Sahabatku ke barat, aku ke timur. Sepertinya saat itu kami malu.. Pondok.. Sedangkan teman-teman lainnya bercita-cita ke SMA favorit di Malang. Aku pun juga akan sekolah di pondok ketika di Lombok nanti.. Jadilah pelarian untuk menjawab pertanyaan teman-teman kami untuk tugas itu : MAN 1 Malang. 

 Sahabatku mengajakku agar aku ikut mondok juga di Solo.. Tapi apa daya.. Aku ingin juga tetapi orang tuaku sepertinya tidak akan mengizinkan karena terlalu jauh. Akhirnya kamipun berpisah setelah kelulusan.. Sahabatku jadi di Solo dan aku juga di Lombok. Sama-sama di pondok. Walaupun aku tidak mondok di sana.. Selesai pelajaran, pulang ke rumah. 

 Saat di pondok, tentu saja jilbabnya panjang. Alhamdulillah aku sudah biasa dengan jilbab panjang. Aku tidak asing lagi di sekolah. Semua sama. Di sinilah aku banyak belajar agama. Semakin mengenal Islam. Alhamdulillah.. Nikmat yang besar.. 

 Ketika liburan, aku dan sahabatku saling telpon dan berbagi kabar. Kami saling menanyakan berapa banyak hafalan al-Qur'an kami. Awal-awal, seingatku hafalanku lebih banyak darinya. Di liburan berikutnya, sahabatku semakin mengejarku. Dan begitu seterusnya dan akhirnya... Sahabatku lulus dari pondok dan sudah hafidzah (hafal 30 juz). Sedangkan hafalanku nggak sampai 1/3 al-Qur'an.. MasyaAllah.. Dan kini ia tampil dengan jilbab besarnya.. Diapun melanjutkan kuliah agama di Jakarta.. Iparku yang dulu mondok di Solo bilang, sahabatku sangat rajin belajar. MasyaAllah.. Barakallahu fik Sahabatku.. Walaupun di masa lalu kamu sempat berbelok, Alhamdulillah Allah masih menjagamu. Semoga tetap istiqomah.. Terima kasih telah mengajakku berjilbab besar dan semua pelajaran kehidupan selama ini.. Semoga Allah mempertemukan kita kembali di SurgaNya.. Aamiin...
BACA SELENGKAPNYA

11 Agt 2016

Aku, Sahabatku, dan Jilbab Besarku (1)


Alhamdulillah.. Segala puji bagi Allah atas nikmatnya Islam.. Kalau bukan karena bimbinganNya, mungkin aku tidak seperti sekarang ini.. Alhamdulillah sejak kecil keluargaku termasuk yang menjaga batasan-batasan agama. Setidaknya ayah ibuku ketat menjaga shalat anak-anaknya, harus pakai jilbab, melarangku pacaran sampai-sampai saat aku kelas 5 SD aku sudah diminta berjanji untuk tidak pacaran. Padahal dulu sampai mana ya pemahamanku tentang pacaran? *beda yaa zaman sekarang sama zaman duluu hehee


Ayah ibuku menjaga anak-anaknya untuk memakai jilbab. Tidak boleh lepas di depan selain mahram. Walau jilbabnya ya biasa-biasa saja, jilbab segitiga dan jilbab langsungan yang setidaknya menutup dada. Atau mungkin pernah tidak sampai menutup dada. Pokoknya nggak ketatlah peraturan harus sepanjang apa jilbabnya..

 Saat pertama masuk MTsN di Malang, saat semua masih imut-imut wajahnya dan aku tak kenal siapapun di kelasku, kecuali 1 orang, karena dia dulu 1 kelas denganku saat SD. Saat SD pun aku tak akrab dengannya. Tetapi karena aku dan dia tak mengenal siapa-siapa, jadilah aku duduk bersamanya dan pada akhirnya kami akrab dan bersahabat. Sahabatku ini baik, lugu, dan mungkin paling alim di kelas (alim bahasa indonesia ya bukan bahasa arab hehe). Yaaa alimnya standar anak-anaklah hehehe.. Kenapa aku katakan dia alim? Karena dia sering mengajakku puasa senin kamis. Aku kagum padanya. Hubunganku dengannya baik dan kami jadi puasa senin kamis bersama. Kemana-mana bersama... Pergi ke perpustakaan daerah bersama.. Sama-sama deh pokoknya.. 

 Alhamdulillah lingkunganku juga baik. 2 pamanku dari ibu lulusan pondok dan sekolah di Lipia. Aku jadi sering bertanya-tanya tentang masalah agama dan mulai mengerti banyak hal. Hal-hal yang tidak kudapatkan di MTs. Alhamdulillah Allah menjagaku juga dari pergaulan bebas. Aku jadi lebih berhati-hati. Ditambah sahabatku yang rajin puasa ini. Juga di MTs aku mengikuti organisasi Remas (remaja masjid) sekolah bagian buat mading. Jadi banyak baca majalah islami. Alhamdulillah nikmat yang sangat besar untukku saat itu. 

Ketika kami naik kelas 3, akhirnya kami sekelas lagi. Kami berpisah saat kelas 2. Entah saat kelas 2 atau 3 *aku lupa, sahabatku mengeluhkan ibunya yang memaksanya untuk memakai jilbab besar ke sekolah. Ia bercerita bahwa ibunya kini sudah bercadar dan ia harus memakai jilbab besar ke sekolah. Di Mts jilbabnya memang standar saja panjangnya: kain kotak dilipat segitiga yang alhamdulillah masih menutup dada dan 1 baju orange khas MTs yang jilbabnya pas-pasan menutup dada yang meragukan. Dan ibunya memaksanya untuk mengenakan yang lebih panjang lagi dari itu. Sahabatku ini tidak mau. Ya mungkin malu.. Karena akan aneh sendiri bukan kalau sendirian berjilbab panjang? Akhirnya aku bersedia menemaninya memakai jilbab panjang.... 

Kumulai hari-hariku ke sekolah dengan melipat kain kotak itu tidak saling bertemu antar ujung satu dengan yang lainnya agar lebih panjang untuk menemani sahabatku berjilbab panjang di sekolah. Hari demi hari terlewati, dan alhamdulillah seingatku tidak ada teman-teman yang mengejekku atau sekedar bertanya mengapa jilbabku semakin panjang. Tinggal seragam khas MTs yang tidak bisa ku apa-apakan karena bentuknya jilbab langsung pakai. Hal tak terduga terjadi. Sahabatku berhenti memakai jilbab panjang. Sepertinya ia masih malu. Jadi saat berangkat ke sekolah, ia kenakan jilbab panjangnya dan sesampainya di sekolah langsung ke kamar mandi dan memendekkan jilbabnya seperti teman-teman lainnya. Tinggal aku sendiri bersama angin yang berhembus... Teganya kamu sahabatkuu hiks hiks.. Aku harus bagaimana? Aku lebih malu lagi jika harus memendekkan jilbabku setelah memanjangkannya. Hmm.. Akhirnya aku tetap bertahan dengan jilbab panjangku.. Dan sahabatku kembali ke jilbab MTs yang dulu..

Kesedihanku datang lagi.. Saat kelas 3, ada tugas kelompok pelajaran IPS, temanku, laki-laki, sebut saja X, mengirimkan sms dan meminta nomor sahabatku. Alasannya karena dia sekelompok dengan sahabatku dan perlu sms. Mungkin untuk diskusi tugas mereka. Akhirnya kuberikan. Dan lama.... Hari-hari kami seperti biasa.. Sampai suatu hari sahabatku dan beberapa teman akrabku yang lainnya tertawa dan seperti menyembunyikan sesuatu dariku. Akhirnya mereka memberitahu juga. Ternyata sahabatku sudah berpacaran dengan X. Betapa kesalnya aku dan kaget. Ku lihat X dan dia hanya senyum-senyum saja. Lalu aku harus bilang apa? Selamat? Di saat teman-temanku yang lainnya senang dan menggoda sahabatku, sepertinya hanya aku yang tidak setuju dengan hubungan mereka. Ya, ini MTs.. Pacaran sudah menjadi hal yang biasa di sini. Aku yang masih miskin ilmu ini tak bisa berbuat apa-apa... 

 Bersambung...
BACA SELENGKAPNYA

19 Jul 2016

Buat Bakpau Ternyata Mudah!


bakpaukuu

Bakpaau...
Oooh Bakpau...
Kok enak sii hehehe..
Sudah berapa tahun ya nggak makan. Karena nemu resepnya di JTT (justtryandtaste.com), jadi nyoba buat. Ternyata mudah dan nggak banyak bahan! No mixer, No Telur, No Oven 😄 Dulu memang sebelum punya oven dan mixer suka cari resep yang nggak pakai oven. Alhamdulillah sekarang sudah punya oven dan mixer. Ini percobaan sudah lama sih tapi baru sempet diposting di blog. Baiklaah.. Inilah diaa...


Percobaan pertama


Resep asli bisa dilihat di:
Resep Roti Pau a la Tobias Lee
Sumber resep : blog JTT


Karena takut gagal.. Akhirnya aku membuat setengah resep dulu. Dengan berbekal nggak punya timbangan dan bahwa 1 cup tepung = 140 gram dan 1 cup = 1 cangkir = 16 sdm, jadilah hitung-hitunganku ini.

BACA SELENGKAPNYA

12 Jul 2016

Puasa dan Lebaran 1437 H

Akhirnya ngeblog lagi.. Habis dapet semangat dari Riska hehehe.. Alhamdulillah kita telah dipertemukan dengan bulan Ramadhan.. Taqabbalallahu minna wa minkum semuanya.. Semoga kita tetap istiqomah untuk semangat beribadah dan dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan. Aamiin

Postingan kali ini kayaknya seperti diare diary 😅
Ramadhan kali ini berbeda dari sebelumnya. Ramadhan tahun ini full di Madinah kota tercinta dan pertama kali puasa ada anak. Puasa di Madinah itu siapin sahur sekitar jam 3, adzan subuh sekitar jam 4, buka puasa jam 7 lebih berapa menit.. Jadi puasa sekitar 15 jam dan lagi musim panas. Tapi aku ya di rumah aja alhamdulillah setel AC hehe.. Solat isya itu jam 9 kurang beberapa menit sebenarnya, tapi semua masjid memundurkan waktunya stengah jam baru adzan isya. Jadi sekitar stengah 10 solat isya. Kalau shalat di masjid Nabawi sekalian shalat tarawihnya, selesai sekitar jam stengah 12 atau jam 12.... Dan 4 jam lagi subuh! 😄 

BACA SELENGKAPNYA

30 Mei 2016

DIY - Vas Bunga Rajut (Crochet Vase)

#MenghiasRumah - part 3

Setelah sekian lama hanya melihat rajutan-rajutan yang setengah jadi, akhirnya ada rajutan yang selesai juga dan bisa dipajang di rumah. Seperti keinginanku dulu di postingan sebelumnya, aku punya beberapa bunga yang tidak mempunyai vas. Munculah ide untuk membuat vas bunga dari botol bekas jus buah dan dirajut dikit. Sebelumnya pernah buat tetapi belum ditulis di blog hihihi.. Nulis yang fresh ini aja dulu mumpung semangat hehee..


Alhamdulillah akhirnya ada vas bunga.

Vas kali ini insyaAllah lebih aman karena di gantung di tembok. Amannya dari segi nggak bisa diraih anak-anak hehe.. Maklum sekarang nggak bisa pajang apa-apa yang berbahan kaca di atas meja. Rawan ditarik anak dan akhirnya pecah. 


Naah karena ini botol bekas yang dirajut dan kekuatannya saat digantung ada pada rajutannya, jadi harus pakai benang yang kuat. Benang yang kuat sih benang nilon, rangking 2 mungkin polyester ya.. Karna cuma benang polyester yang ada jadi pakai benang poli. Daaan dengan jarum besar no 7 hihihi.. Yup, tentu biar cepat jadi hehehe.. Karna banyak kerjaan lain yang menunggu.


Sekalian berbagi di sini, siapa tau bermanfaat untuk yang ingin mempercantik rumahnya. Dan aku juga sekalian belajar nulis pola rajutan. Kalau ada salah mohon koreksinya yaa 😊


Ini dia botol bekas*nya..
Dari botol jus buah yang isinya 250ml. 
Ukurannya kurang lebih :
Diameter bawah : 6 cm
Tinggi : 17 cm 



Vas Bunga Simpel 🌸 Simple Flower Vase
By : Inas Basymeleh

Benang/yarn : polyester
Jarum/hook : 7
Istilah/Abbreviation : magic ring, ch, dc, slst, 2 dc inc

Pertama,,
Firstly,,

Baris 1-3
Buat magic circle
Make a magic circle

Baris 1: ch 3 (kita anggap 1 dc), lalu buat 11 dc pada magic circle, slst pada ch ke 3 yang pertama kita buat ( hasil 12 dc)
Row 1 : ch 3 (count as dc), 11 dc in magic circle, slst in the third ch of 3 ch (12 dc)

Baris 2: ch 3, 1 dc pada lubang yang sama, *2 dc inc pada lubang berikutnya, ulangi dari * 11 kali, slst pada ch ke 3 (hasil 24 dc)
Row 2 : ch 3, dc in the same st, *2 dc inc in the next st, repeat from * around 11 times, join with slst in the third ch (24 dc) 

Baris 3 : ch 3, 2 dc inc di lubang berikutnya, *1 dc di lubang berikutnya, 2 dc inc pada lubang berikutnya*, ulangi dari * 11 kali, slst pada ch ke 3 (hasil 36 dc)
Row 3 : ch 3, 2 dc inc in the next st, *dc in the next st, 2 dc inc in the next st, repeat from * around 11 times, join with slst in the third ch (36 dc)


baris 2-19

Baris 4 - 18 : ch 3, lewati 2 lubang, (2 dc inc, 1 ch, 2 dc inc) pada lubang berikutnya, lewati 2 lubang, *1 fpdc pada lubang berikutnya, lewati 2 lubang, (2 dc inc, 1 ch, 2 dc inc) pada lubang berikutnya, lewati 2 lubang berikutnya, ulangi dari * 11 kali, slst pada ch ke 3
Row 4 - 18 :  ch 3, skip 2 st, (2 dc inc, 1 ch, 2 dc inc) in the next st, skip 2 st, *1 fpdc in the next st, sk 2 st, (2 dc inc, 1 ch, 2 dc inc) in the next st, sk 2 st, repeat from * around 11 times, slst in the third ch

Baris 19 : ch 3, 1 dc di 35 lubang berikutnya, slst pada ch ke 3 (hasil 36 dc)
Row 19 : ch 3, dc in the next 35 st, slst in the third ch (36 dc)

baris 20

Baris 20 : slst di 4 lubang berikutnya, 25 ch, slst dari belakan rajutan di lubang dc ke 33 (dihitung dari 3 ch pertama sebagai dc pertama di baris 19). Mulai mengerjakan dr balik rajutan. Slst di lubang-lubang berikutnya dan berlanjut di 25 ch berikutnya dari, slst di lubang berikutnya. Matikan benang.
Row 20 : slst in the next 4 st, 25 ch, slst in the 33th dc from wrong side. (count from ch 3 that count as first dc (row 19) to know the 33th dc). Start crocheting in the wrong side, slst in the next stiches and in 25 ch, slst in the next st. Fasten off. 

***

Setelah rajutan jadi, masukan botol pada rajutan, hiasi dengan pita di tengahnya/ sesuai selera. Dan gantung di tembok.


Akhirnya bisa bikin pita yang rapi hihihi.. 

Tampilan ketika digantung tanpa bunga.. Ini botolnya tidak aku lem dengan rajutan. Bisa di lem juga kalau mau dengan lem tembak/ lem yang kuat lainnya.

Bagaimana teman-teman? Mudah bukan? 😃 Semoga jelas ya penjelasannya, gambarnya.. Terutama di baris 20. Aku bingung gimana jelasinnya hehee.. Semoga gambarnya bisa membantu. Kalau ada yang membingungkan penjelasannya monggo ditanyakan. Semoga bermanfaat dan menginspirasi. Kalau ada yang salah tulis juga mohon koreksinya ya.. Ditunggu karyanya 😃 Selamat Berkreasi 💪💪


__________
* yang tinggal/pernah di Saudi, tebak ini botol apa kira-kira? 😄


BACA SELENGKAPNYA