Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Syair Untuk Si Jahil

بسم الله الرحمن الرحيم

Kali ini, aku akan memposting sebuah syair nih...
Tapi syair ini ada sedikit kisahnya..

Once upon a time,, Seorang kakak kelasku di sekolah mengirimkan sms. Biasalah,, Sms yang biasa menyebar. Tentang ke pribadian. Sayangnya aku hapus smsnya. Wkwkwk.. Kalau nggak salah, kepribadian berdasarkan permen!! InsyaAllah kalian yang hobi megang HP pernah dapet kok :

"Menurutmu, aku itu kayak gimana?
mentos : bla bla bla
dinamit : pemarah, bla bla bla,,,
dst..."

Pernah nggak?? Hahaha,, Tak usah dipikirkan lah,,
Back to the topic!

Nah, ku balas dengan semua permen yang sifatnya 'agak' kurang baik gitu. Hehehe,,
Smspun berlanjut saling tonjok menonjok dan jambak menjambak [lebay]...

Akhirnya, sang kakak kelas nan melankolis itu mengirimkan sebuah syair :

Puisi : MATEMATIKA

بسم الله الرحمن الرحيم


Lagi liat-liat buku lesku dulu, nemu puisi gila buatanku...


"Mumet aku melihatnya
Angka bertebaran dimana-mana
Terfikir di benakku tuk memusnahkannya
Entah dari mana pemikiran itu datang
Mataku sakit melihatnya
Angka sulit, muncul berkeliaran
Tapi ini tantangan yang harus dipecahkan
Inginku menguasainya
Kemudian ku jadi mahir dalam bidang ini
Amin ya Rabbal 'Aalamiin..."


Hahaha.. Cape' deh... Kapan-kapan buat lagi ah,, XD

Matematika... I ♥ YOU!!

Nama yang Tersimpan

بسم الله الرحمن الرحيم



Kata-kata indah yang kutemukan disini, Jazaakallahu khairan.

***

إن قلت غبت فقلبي لا يصدقني … إذ أنت فيه مكان السر لم تغب

Jika kukatakan kau menghilang…
Hatiku tak membenarkannya…
Karna kau tlah berada di tempat rahasia
di dalam hati yang tak pernah sirna…

Untuk semua teman-temanku yang di Malang, dan semua teman-temanku yang jarak memisahkan kita.
Semoga Allah mempertemukan kita kembali, bila tak di dunia, di surga nanti, insyaAllah :')
Semoga Allah menyatukan kita diatas sunnah...

 

يراد من القلب نسيانكم وتأبي الطباع على الناقل

Hati ini ingin melupakan kalian…
Namun, tabi’at enggan untuk berpaling…

Waktu tlah berlalu begitu cepat,
Seakan baru kemarin kita berjumpa.
Benar, bagaimana aku melupakan kalian,
sementara,,,

خيالك في عيني وذكرك في فمي … ومثواك في قلبي فأين تغيب


 

Bayanganmu ada di matakau…
Sebutanmu ada di bibirku…
Tempatmu pun ada di hatiku…
Maka, mungkinkah….
Kau ‘kan menghilang dari jiwaku…?



Dari Saudaramu yang merindukan kalian,

Inas Basymeleh
Lombok, 20 Mei 2011
__________________________________
Di nukil dari kitab Jawaabul Kaafi karya Ibnul Qayyim. [Hmm,, Kapan aku bisa bahasa arab dan membaca buku ini sendiri?...]

Kenangan

بسم الله الرحمن الرحيم


Alhamdulillah, terimakasih ya Allah,
Engkau telah memberikanku teman-teman yang baik,
yang saling menasehati setiap keburukan,
mengajak pada kebaikan,
dan kebersamaan yang indah.

Senangnya bisa bersekolah di tempatku sekarang.
Kebersamaan itu,
tangis,
canda tawa,
sedikit menghilangkan rasa rindu,
rindu pada teman lama.

mungkin mereka melupakanku disana.
tapi aku yakin mereka pernah menuliskan namaku di hati mereka.
nama yang bagai pasir
yang perlahan-lahan tertiup angin
dan akan hilang
lupa
siapa namaku?

tunggulah aku
suatu saat nanti
saat aku datang dengan sejuta kejutan
aku ingin melihat senyum kalian
dan meneriakkan namaku disana
InsyaAllah, kita kan bertemu kembali
sahabat,,

Tersenyumlah.. =)

بسم الله الرحمن الرحيم



Tersenyumlah =) . Aku habis baca buku "Tersenyumlah" Karya Dr. Aidh al-Qarni *hweh,, promosi*. Belum selesai sih, baru 1/50 halaman. Tapi awal-awal baca bagus isinya!! =D

"Bagaimana seorang muslim tidak tersenyum sementara dia telah meridhai Allah sebagai Rabbnya, Islam sebagai agamanya, dan Muhammad saw. sebagai nabinya?"

Rasulullah adalah orang yang paling banyak tersenyum dan tertawa di hadapan para sahabat beliau. Bahkan beliau menjadikan senyum sebagai ibadah yang digunakan untuk menyembah Allah sebagaimana sabdanya,

"Senyummu di depan saudaramu adalah sedekah"

Dalam sebuah hadits sahih beliau bersabda,
"Hendaknya kalian tidak banyak tertawa karena banyak tawa akan mematikan hati." (HR Ahmad, Tirmidzi, dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah)

*Malu,, Aku masih tertawa berlebihan..*

Jarir bin Abdullah al-Bujali berkata,

"Setiap kali saya menjumpai Nabi saw. pasti beliau tersenyum"

Oh,, senyum,, senyum,,, SENYUM!!!!
Dan ada sebuah kisah di dalam buku tersebut yang membuatku iri, entah kenapa :

Zahir sering memberikan hadiah kepada Nabi saw., dan dia berasal dari dusun. Nabi saw. bersabda tentang diri Zahir, "Zahir berasal dari dusun, dan kami berasal dari kota." Nabi saw. amat mencintainya. Suatu ketika Zahir pergi ke pasar untuk menjual barang-barang dagangannya, tiba-tiba Nabi saw. memeluknya dari belakang, dan bersabda, "Tebak, siapakah ini?" Ketika ia mengetahui bahwa yang memeluknya itu adalah Rasulullah maka ia makin mendekatkan dirinya ke pelukan Nabi saw.. Dan berikutnya Nabi saw. bersabda, "Siapakah yang mau membeli hamba sahaya ini?" Mendengar sabda Rasulullah itu, Zahir berkata, "Wahai Rasulullah, apakah saya seorang yang amat buruk sehingga harus dijual?" Nabi saw. bersabda, "Tapi engkau di sisi Allah sama sekali tidak buruk."

Huhuhuu.. dipeluk Rasulullah. Aku mau ='( .Semoga kelak di surga aku (dan seluruh kaum muslim di dunia) dapat melihat senyum-Mu dan senyum Rasulullah saw. Amiinn.. =)

Dan ada sebuah syair bagus dalam buku itu.
Eilia Abu Mahdi berkata,

"Ia berkata, langit sedang mendung dan tidak cerah
saya katakan, senyumlah, cukuplah mendung itu di langit saja!
Ia berkata, masa muda telah lewat, saya katakan senyumlah
Penyesalan itu tidak mengembalikan
masa muda yang telah lewat
Ia berkata, senyuman itu tidak membahagiakan siapa pun
Ia datang ke dunia dan pergi dengan terpaksa
Saya katakan senyumlah selama antara Anda dengan kematian
Ada jarak sehasta, karena setelah itu Anda
tidak akan tersenyum."

Alangkah perlunya kita tersenyum dan berwajah cerah, berdada lapang, berperangai tenang, mempunyai ruh yang damai dan berlaku baik.

La Tahzan!! Tersenyumlah!! =)

*Oh iya, pelajaran moral untuk minggu ini : Jangan terlalu banyak berharap *kepada manusia*, kelak engkau akan menyesal*

___________________________________
http://inasbasymeleh.blogspot.com/

Seandainya Mereka mengetahui Jeleknya Hatiku...

بسم الله الرحمن الرحيم

وَاللهِ لَوْ عَلِمُوْا قَبِيْحَ سَرِيْرَتِيْ

لأَبَى السَّلاَمَ عَلَيَّ مَنْ يَلْقَانِيْ

وَلَأَعْرَضُوْا عَنِّيْ وَمَلُّوْا صُحْبَتِيْ

وَلَبُؤْتُ بَعْدَ كَرَامَةٍ بِهَوَانِ

لَكِنْ سَتَرْتَ مَعَايِبِيْ وَمَثَالِبِيْ

وَحَلِمْتَ عَنْ سَقَطِيْ وَعَنْ طُغْيَانِيْ

فَلَكَ الْمَحَامِدُ وَالْمَدَائِحُ كُلُّهَا

بِخَوَاطِرِيْ وَجَوَارِحِيْ وَلِسَانِيْ

وَلَقَدْ مَنَنْتَ عَلَيَّ رَبِّ بِأَنْعُمِ

مَالِيْ بِشُكْرِ أَقَلِّهِنَّ يَدَانِ


Demi Allah, seandainya mereka mengetahui jeleknya hatiku

Niscaya seorang yang bertemu denganku akan enggan salam padaku

Mereka akan berpaling dariku dan bosan berteman denganku

Aku akan menjadi hina setelah mulia

Tetapi Engkau menutupi kecacatan dan kesalahanku

Dan Engkau bersikap lembut dari dosa dan keangkuhanku

Bagi-Mu lah segala pujian dengan hati, badan dan lidahku

Sungguh, Engkau telah memberiku nikmat yang begitu banyak

Tetapi aku kurang mensyukuri nikmat-nikmat tersebut.

(Nuniyah al-Qohthoni)


______________________________
http://inasbasymeleh.blogspot.com/

Puisi...

~ Bismillahirrahmanirrahim ~

Indah langit membiru bak lautan
Nada- nada indah alunan instrumen alam menggema
Alangkah indah tempat ku berpijak
Sampai ku terjatuh dalam lamunan dibuatnya...

aneh ya? atau merasa nggak nyambung? mm...maklumlah orang lagi nggak ada kerjaan..
hehee...di kritik ya!! :P .

Wassalam.
23 Mei 2009